Penguatan Budaya Riset: Dosen dan Mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama UIN Suska Riau Laksanakan Penelitian Lapangan di Bengkalis

Bengkalis – Tim dosen Program Studi Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin, UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan penelitian lapangan di Kabupaten Bengkalis sebagai bagian dari riset mengenai implementasi program Moderasi Beragama dan implikasinya terhadap Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) di Riau.

Kegiatan penelitian melibatkan tiga dosen, yaitu Suheri, M.A., Muhammad Fajri, M.Ag., dan Tarmizi, M.A. Selain itu, dua mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama, Syaif Fadlan Ardany dan Muhammad Faiz Ad Havi, mendapatkan kesempatan untuk turut dilibatkan sebagai asisten peneliti. Keterlibatan mahasiswa ini diharapkan dapat memperkuat pengalaman mereka dalam penelitian lapangan sekaligus meningkatkan kapasitas akademik di bidang studi agama dan keberagaman.

Selama berada di Bengkalis, tim melakukan serangkaian kegiatan penelitian melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta pengumpulan data dari berbagai pemangku kepentingan. Salah satu agenda penting adalah melakukan diskusi dan penggalian informasi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis mengenai implementasi program Moderasi Beragama di tingkat daerah, termasuk pelaksanaan Kampung Moderasi Beragama (KMB), peran penyuluh agama, serta tantangan dalam mengakomodasi keberagaman keyakinan di tengah masyarakat.

Tim peneliti juga melakukan kunjungan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan sebagai pelaksana Program Kampung Moderasi Beragama di Desa Berancah. Dalam kesempatan tersebut, peneliti berdiskusi mengenai pelaksanaan program di tingkat akar rumput, pola keterlibatan masyarakat, serta dinamika pengelolaan kerukunan di wilayah tersebut.

Selain berdialog dengan instansi pemerintah, penelitian turut melibatkan masyarakat dan tokoh komunitas di Desa Berancah, termasuk komunitas Suku Asli, untuk memahami pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan berbagai program keagamaan yang dijalankan negara. Pendekatan ini dilakukan agar penelitian memperoleh perspektif yang utuh, baik dari sisi pembuat kebijakan maupun kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kebijakan.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan kajian Moderasi Beragama, Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB), serta studi kebijakan keagamaan di Indonesia. Selain itu, hasil penelitian diharapkan menjadi bahan masukan bagi para pemangku kebijakan dalam memperkuat implementasi program Moderasi Beragama yang lebih inklusif, partisipatif, dan mampu mengakomodasi keragaman agama maupun kepercayaan secara adil.

Leave a Reply