Fenomena agama adalah fenomena universal manusia. Selama ini belum ada laporan penelitian dan
kajian yang menyatakan bahwa ada sebuah masyarakat yang tidak mempunyai konsep tentang agama. Karena sifat universalitas agama dalam masyararakat, maka kajian tentang masyarakat tidak akan lengkap tanpa melihat agama sebagai salah satu faktornya. Pernyataan bahwa agama adalah suatu fenomena abadi dalam kehidupan manusia juga memberikan gambaran bahwa keberadaan agama tidak lepas dari pengaruh realitas di sekelilingnya. Seringkali praktik-praktik keagamaan pada suatu masyarakat dikembangkan dari doktrin ajaran agama dan kemudian disesuaikan dengan lingkungan budaya. Pertemuan antara doktrin agama dan realitas budaya terlihat sangat jelas dalam praktik ritual agama. Dalam kuliah Antropologi Agama akan dibahas pengertian dan ruang lingkup antropologi agama, teori-teori tentang asal usul agama, sakral dan profan, magic, serta pendekatan antropologi dalam kajian Islam
| Waktu | Tempat | Ruang | Masa Perkuliahan | Dosen |
|---|---|---|---|---|
| 9:00am – 11:00am | FU | Aug 21, 2018 – Dec 15, 2018 | Suheri, S.Ag., M.A. |